Irwan Zalukhu, SPd., MM
ILMU MANAJEMEN
SAYA HARUS JADI PROFESSOR!

Itulah kata yang tercetus dari mulut saya suatu malam di ruang kos-kosan di daerah Salemba St.Carrolus Jakarta Puast, ketika beberapa lama kata itu telah dipendam. Keinginan yang luar biasa saya rasakan ada dalam diri saya selama beberapa tahun.
Ketika saya duduk dibangku SD kelas 3, saya baca sebuah majalah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi di Indonesia dimani di dalamnya berisi tentang perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.
Saya melihat sebuah gambar di dalamnya yang sedang memegang microphone dan sedang menyampaikan sambutan pada sebuah seminar ilmiah di Jakarta. Di bawah gambar itu tertulis “Guru Besar/Professor …..(saya lupa namanya) sedang menyampaikan kata sambutan pada seminar ilmiah.
Ketika itu saya berpikir bahwa yang bisa jadi guru besar adalah hanya orang-orang tertentu yang telah ditabiatkan sejak lahir dan orang lain tidak bisa. Sedikit kecewa sih saat itu dalam hati karena coba saya lihat diri saya kayaknya tidak ada sama sekali tabiat menjadi seorang Guru Besar (akibat pola piker sendiri, maklum masih SD kelas 3 hahaha…).
Seiring bertambahnya waktu dan berubahnya pola pikir setelah masuk SMP, SMA kemudian lulus sebagai Sarjana Pendidikan dan terakhir menjadi seorang Master of Management, saya melihat bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, asalkan semuanya itu tetap dikordinasikan kepada Tuhan Yang Maha Tau, yang tidak mungkin itu hanya pikiran kita sendiri, kita terus membatasi diri kita dengan pikiran kita sendiri.
Satu hal yang harus kita sadari bahwa memang untuk mendapatkan sesuatu itu tidaklah mudah, butuh pengorbanan yang luar biasa. Ketika kita tidak bisa berkorban, berusaha dan tetap berbicara kepada Tuhan dalam segala hal untuk mendapatkan itu, maka jangan harapkan itu akan terjadi. Tidak ada kata-kata zaman dulu yang mengatakan bahwa “Gi’a sanaoka baowo”. Zaman sekarang itu tidak berlaku karena ada tertulis dalam kitap bahwa “ Haniha zilo mohalowo, boi yamanga”.
Semua manusia harus punya mimpi dan cita-cita karena dengan itu kita memiliki target yang harus kita capai, sehingga hari-hari yang kita lalui berlalu begitu saja tanpa ada makna sedikitpun. Suatu keajaiban luar biasa dari Tuhan dalam hidup saya dan keluarga serta orang yang aku sayangi jika cita-cita "saya harus jadi professor" terjadi!
Tetap Semangat dengan cita-citamu!
1r.180413,1216PM